1.20.2009

Inspiring Movement of Green Reboitation (I'M GREAT)

0 komentar



Jangan bingung ya, ngeliat judul yang sepanjang itu... Itu judul bukan sembarang judul, tapi itu adalah nama sebuah organisasi, sebuah acara, sebuah ajang, sebuah aksi, sebuah tindakan, sebuah kegiatan yang pertama dan terbesar di kota Depok. Sebuah acara yang dilakukan dalam rangka memeringati hari bumi tahun 2008.

Inspiring Movement of Green Reboitation, atau lebih dikenal dengan nama I'M GREAT adalah wadah perkumpulan anak2 SMA se-Kota Depok yang peduli banget sama lingkungan. Begini cerita lengkapnya...

Pas awal taun 2008, saat liburan akhir semester 1, gue bingung mau ngapain untuk mengisi liburanMySpace
Nah, pas lagi bingung gitu, terlintas pikiran begini... "Gue mau bikin sebuah tindakan ekstrem"


Tapi, pertanyaan berikutnya timbul, "Tindakan apaan ya???" MySpace

Yaa, kemudian gue berpikir untuk melakukan tindakan yang nyata aja, yang lagi hot-hotnya. Tindakan yang berhubungan dengan GLOBAL WARMING... Yaah, walauplun emang gak bisa STOP GLOBAL WARMING, tapi setidaknya gue ikut menyembuhkan luka bumi ini.. haha..

oke, lanjuut... Trus gue berinisiatif untuk menghubungi seluruh ketua KIR SMA Negeri se-Kota depok. Di Depok ada 6 SMA Negeri, tapi gue baru bisa menghubungi 3 sekolah.

Trus kita janjian ketemua di SMANSA, tepatnya di kelas depan Mushalla Al-Wustho... nah, pas itu hadir perwakilan dari 4 sekolah.. Gue n Gardina dari SMANSA (Gardina sih waktu itu udah mau lulus, jadi gak ikut kepanitiaan deh); Dewa, Ian, n Ratih dari SMADA; Tahta, Edryan, Badru, n Adit dari SMANTI; Dwi n Yanti dari SWISS...

Nah, setelah ngomong, ngomong, dan ngomong, akhirnya kita semua sepakat untuk berkomitmen membentuk sebuah aksi yang masih dalam bayang2 mau ngapain.. yang jelas, saat itu kita mau melakukan penanaman sejuta pohon... Oke deh,,, kita mencapai sebuah keputusan untuk mengadakan pertemuan berikutnya yang akan diadakan minggu depannya (tanggal 19 Januari 2008) di SMADA dengan mengajak seluruh anggota KIR dari masing2 sekolah... Huffh,,, langkah awal tercapai....MySpace

Minggu depannya, semuanya ngumpul di Ruang Multiguna SMADA. Pas itu kita udah fix untuk membentuk sebuah kepanitiaan yang belum punya nama. Tertunjuklah gue sebagai ketuana. Hehe... Oke, lanjut ke pembicaraan berikutnya yang akan membahas tentang mata acara dan nama acara kita. Pertemuan berikutnya diadakan di Laboratorium Fisika SMANTI.

Nah, di SMANTI ini lah terbentuknya nama I'M GREAT, dengan tema acara Embrace Our Earth with Passion of Green... Keren kaan namanyaaa... MySpace
Pada saat di SMANTI inilah anak2 SMANLI n SMANAM mulai bergabung...

Rapat demi rapat, perdebatan demi perdebatan (untung gak terjadi pertumpahan darah.. Haha)... akhirnya proposal pun jadi dan langsung ditandatangani oleh Bapak Ir. Walim Herwandi, Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Depok. Wajib kalian tahu, acara kita ini melibatkan banyak instansi pemerintahan, DKLH, Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan, Pemkot Depok, Polres Depok, Departemen Pertanian (gagal kerjasama), Departemen Kehutanan (hampir berhasil mengundan menterinya, tapi gagal juga), dan Kementrian Lingkungan Hidup (gagal kerjasama).

Walaupun anggaran kita 60 juta, tapi pada prakteknya, kita mendapat banyak banget bantuan dari pemerintah. 1000 pohon yang kita targetkan untuk ditanam dan dikampanyekan itu 750 kita dapat dari DKLH dan 250 kita dapat dari Dinas Pertanian.

Mata acara kita yang pertama itu adalah SEMINAR lingkungan hidup... Acara ini dibuka dan diresmikan oleh........... Jeng jeng........MySpace Bapak Nurmahmudi, walikota Depok... Seminar ini diadakah di Balai Pertemuan Kantor Walikota Depok. Agak susah lho untuk meminjam ruangan khusus ini... hehe... tapi akhirnya dapat juga..
Pembicara yang kita undang bukan sembarang pembicara. Kita mengundang 4 pembicara, perwakilan dari WWF, LIPI, Walhi, dan Dinas Pendidikan. Kereen kaaan.... hehe...MySpace

Sukses di mata acara pertama, lanjut ke mata acara kedua yang agak kurang sesuai rencana, yaitu kampanye penanaman pohon dengan membagikan pohon belimbing yang dari Dinas Pertanian ke peserta Fun Bike Festival Depok.

lanjut ke acara inti, yaitu acara yang paling melelahkan, namun juga paling menyenangkan. Yaitu acara tanam 1000 pohon (750 yang kita tanam, 250nya kita bagikan pada saat kampanye dan dibagikan ke sekolah2 peserta seminar).
Ini acara paling seru yang kita adakan di kecamatan Limo... sekitar 200 peserta dari SMP dan SMA se-kota Depok ikut serta dalam acara kali ini... Wah,,, sumpah,, gue capek banget,,, tapi seneeng banget... setidaknya acara ini dapat sukses berkat kerjasama kita semua... thanx buat temen2 I'M GREAT, thnx buat pemerintah Kota Depok atas segala bantuannya... akhirnya kita bisa ambil bagian sebagai orang2 yang melindungi bumi...MySpace


Read More......

Keren bgt!! Tempat nyimpen sepeda dibawah tanah di japan!!

0 komentar

Eh... di jepang kan para penduduknya udah ramah lingkungan... mereka sudah terbiasa pakai sepeda buat berbergian kemana pun.. tidak seperti orang Indonesia yang kemana-mana naek motor mulu.... jauh dekat sama aja. Saking banyaknya peredaran motor di Indonesia,muncul deh masalah mencari lahan parkir???
eh.. tahu gak,ternyata di Jepang juga seperti itu,cuma berbeda kendaraannya... yup... jumlah sepeda mereka terlalu banyak sampe2 bingung nyari tempat utk menitipkan sepeda.. seperti gambar dibawah ini...

wah kapan yah di Indonesia parkiran sepeda rame kayak gitu


Menanggapi masalh parkiran diatas...

Sekarang di jepun sono, kalo mo nyimpen ato nitip sepeda, kaga perlu lahan lagi! tinggal taroh di depan tempatnya, gesek kartu, trus ntar nyimpen sendiri..
Nyimpennya kemana!? ke BAWAH TANAH bro!! ntar sepeda kita disimpanin di rak sepeda silinder gede dibawahnya..







ni storage bisa nyimpen ampe 144 sepeda!
mentep bgt deh.. udah bebas lahan...polusi juga gak ada...
bener2 tegnologi ramah lingkungan..
o..iya cara nitipnya tinggal digesek pake kartu ATM tuh...



ni videonya di yutub..


salut gw ma orang jepun sono, ampe segitunya..
sumber : dari sini

Read More......

Malam Kita Tak Lagi Perawan

0 komentar


Tidak berlebihan kalo gue bilang malam kita udah gak perawan... Yaa, karena kenyataannya emang kayak gitu... Selain polusi tanah, polusi air, polusi udara, dan polusi udara, masih ada satu lagi polusi yang kita gak sadari keberadaannya, yakni POLUSI CAHAYA..

Agak mengeherankan memang saat kita mendengar kata2 polusi cahaya. Tapi memang hal itu terjadi sekarang ini...

Hal yang paling mudah gue buktikan adalah, pernahkan lo melihat bintang2 yang terang memenuhi langit bertaburan di malam hari???
Pertanyaan ini buat orang2 yang tinggal di perkotaan.

Ya, benar.. Yang dimaksud dengan polusi cahaya adalah banyak dari cahaya yang tidak kita perlukan terhamburkan ke angkasa begitu saja. sehingga intensitas cahaya yang terkumulatif di atmosfer mengaburkan dan menghalangi masuknya cahaya bintang di malam hari..


Saat ini keberadaan Observatorium Boscha mulai terancam karena mulai maraknya pembangunan perumahan yang memunculkan banyak cahaya lampu di malam hari..

Memang tidak berdampak langsung bagi manusia. Tapi banyak dampak lain yang timbul dari permasalahan ini... beberapa di antaranya adalah, Burung-burung yang kehilangan arah pada saat bermigrasi.

Cahaya artifisial dari gedung mengecoh dan menjebak burung-burung dengan akibat yang mematikan. Unggas-unggas yang menjadi korban yang terkumpul dalam jangka waktu lebih dari tiga bulan di Toronto dan dipamerkan di Royal Ontario Museum jumlahnya mencapai lebih dari 1000 ekor dari 89 spesies. Program Kesadaran terhadap Pencahayaan yang Berakibat Fatal (FLAP) memperkirakan kurang lebih 100 juta burung di Amerika Utara, sebagain besar burung penyanyi yang terbangnya rendah, tewas setiap tahun akibat menabrak bangunan buatan manusia, terutama jendela kaca. Sementara burung yang terdisorientasi dan terus berputar-putar di dalam kesimpangsiuran kota umumnya mati kelelahan. (dikutip dari National Geographic edisi November 2008)

Selain burung, polusi cahaya juga berdampak pada kehidupan penyu laut. Usai bertelur, seekor penyu merayap kembali ke laut. Pancaran cahaya alami di kaki langit membimbing penyu menuju laut, tetapi cahaya peradaban manusia di pinggir pantai dapat mengacaukan jalur perjalanan reptil tersebut.

Apa yang dapat kita lakukan untuk mengurangi polusi cahaya?? Ya, kita hanya perlu menambahakan tudung pada lampu2 kita, sehingga cahaya tidak akan berhamburan ke atas dan hanya akan menerangi kita yang hidup di bawahnya.
Lebih lengkapnya, baca majalan National Geographic...

DARI SEMUA JENIS POLUSI YANG KITA HADAPI, POLUSI CAHAYA MUNGKIN MERUPAKAN YANG PALING MUDAH DIBENAHI.

Dikutip dari National Geographic edisi November 2008


Read More......

1.19.2009

"Stop Global Warming!"??? Omong kosong kah?

0 komentar



Zaman sekarang siapa yang gak ikut peran dalam perusakan lingkungan dan pemanasan global? Gak ada kok. Bahkan orang-orang yang berjuang mati-matian untuk menghambat global warming (aneh, sekarang ada slogan ‘STOP GLOBAL WARMING’. Padahal gak bakal bisa distop), tetap aja menghasilkan sampah, mengemisi karbon, de-el-el

Yah, memang sih jumlah yang mereka buang itu lebih sedikit disbanding dengan orang yang gak berilmu atau berilmu tapi gak berhati. Hehe…



Tapi info aja nih, yang namanya pemanasan global itu sebenarnya dibutuhkan oleh bumi dan seisinya. Tanpa pemanasan global, bumi ini akan kembali mengalami zaman es. Tapi dosis pemanasan global yang dibutuhkan oleh bumi, sebenarnya udah ada regulatornya, yaitu organisme-organisme heterotrof yang mengemisi karbon sebagai penjebak panas, dan organisme-organisme autotrof yang menyerap karbon dan mengemisi oksigen. Dalam hubungan yang saling berekesinambungan tersebut, suhu bumi terjaga tetap HANGAT dan sesuai kebutuhan.


Manusia yang terus berkembang biak tanpa ada organisme yang dapat menyainginya, menyebabkan masalah baru. Pertumbuhan jumlah populasi manusia didukung pula dengan perkembangan otak. Dengan demikian, manusia dapat terus bertahan hidup dengan merekayasa tempat tinggalnya, walaupun sebagian besar tidak memperhatikan keaslian dan kepentingan organisme-organisme asli yang tadinya menghuni tempat tersebut.

Masalah-masalah yang timbul antara lain meningkatnya kebutuhan akan tempat tinggal. Manusia dengan budayanya sekarang yang tidak nomaden, menuntut mereka untuk terus membuka lahan baru agar bisa ditinggali. Yah, sebagai gantinya banyak hutan yang harus ditebangi dan hewan-hewan buas diburu demi keselamatan manusia. Sambil menyelam minum air, hutan yang mereka tebangi juga dijadikan sebagai bahan bangunan rumah.

Secara subyektif, saya menilai bahwa manusia (kita) adalah penghuni planet bumi paling pintar, tetapi juga paling egois. Hanya manusias yang tidak ada di dalam rantai makanan alami. Hanya manusia yang tidak memiliki predator. Hanya manusia yang dapat menyingkirkan kompetitor-kompetitornya di alam dengan sangat mudah.

Untuk postingan awal ini, saya hanya mengungkapkan identitas manusia yang asli dan realita yang terjadi saat ini. Tidak perlu muluk-muluk untuk mengatakan STOP GLOBAL WARMING, tapi tetap merokok, buang sampah sembarangan, pakai kendaraan bermotor, dan sebagainya
.



Read More......

1.18.2009

Foto - Foto I'M GREAT

0 komentar

Herdiansyah dan Bapak Nurmahmudi menanam pohon pertama


Buah belimbing sebagai Icon Kota Depok

Para peserta tanam 1000 pohon


Usai menanam 1000 pohon

Read More......

1.11.2009

Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3

0 komentar

Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3Menjelang ditutupnya tahun 2008 berbagai macam kontes blog menghiasi wajah dunia internet. Salah satunya adalah "Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3" lomba yang diselenggarakan oleh salah satu koran ternama indonesia bekerja sama dengan pihak IM3. Tak ada salahnya bila saya mengikutkan website ini kedalam 'Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3'. Lomba dalam rangka HUT Kompas MuDA ini memperebutkan total hadia jutaan rupiah. Kompetisi desain web berlaku untuk website dan atau blog, baik yang berbayar maupun gratisan, untuk kategori institusi sekolah tingkat SLTA, siswa SLTA, dan web/blog komunitas kaum muda.

Untuk para pemenang Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3 yang mengambil tema "Jadilah Sahabat Bumi" mendapatkan hadiah bagi juara satu uang tunai tiga juta rupiah, juara dua uang tunai dua juta rupiah, dan juara tiga mendapatkan uang tunai satu juta rupiah. Dan masing masing ditambah hadiah menarik lainnya. Di zaman yang serba susah dan lagi dibelit masalah keuangan dunia yang berimbas pada banyaknya pengeluaran untuk tiap hari. Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3 dengan maksud untuk memperoleh hadiah, juga sebagai ajang latihan.

Kriteria pemenang lomba Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3 terbilang unik, dimana salah satu point penting adalah berdasarkan kata kunci. Dimana jika kita mengetikkan: Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3 pada google kemudian akan muncul peringkat yang baik, hal ini bisa diperhitungkan sebagai poin tambahan penilaian.

Persyaratan Untuk mengikuti Lomba web adalah:
  1. Adalah web / blog pribadi yang masih sekolah di tingkat SLTA, atau pun web resmi sekolah tingkat SLTA
  2. Web / blog komunitas khas anak muda (usia 15 s/d 22 th) & mahasiswa (misal web komunitas skateboard, komunitas game, dll).
  3. Lomba ini dibuka untuk perseorangan atau tim.
  4. Web / blog yang dilombakan bisa menggunakan top level domain sendiri (misal www.namadomainku.com) atau subdomain (misal subdomain.blogspot.com), baik yang berbayar maupun gratis, atau dapat memanfaatkan situs pertemanan yang ada seperti blogger.com, Blogdetik, Multiply.com, blog di friendster, dll.
  5. Web/blog yang dilombakan minimal memuat satu halaman tulisan yang sesuai dengan Tema yaitu : "Jadilah Sahabat Bumi". Tulisan apa aja tentang lingkungan hidup yang menarik untuk dibaca. Tulisan boleh menggunakan bahasa gaul, misalnya kalau anak Jakarta boleh saja pakai bahasa "loe gue".
  6. Di halaman web-nya, peserta lomba harus menyertakan kalimat berbunyi
  7. Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3 yang bisa terbaca secara normal. Lokasi kalimat itu bebas saja.
  8. Lomba menggabungkan antara kualitas tulisan dan kualitas desain (50% : 50%), jadi yang tidak jago desain tetap punya peluang memenangkan lomba ini, sebaliknya yang tidak bisa menulis pun dapat punya peluang untuk memenangkan lomba “Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3”.
  9. Mencantumkan juga teks "www.mudaers.com". OPTION : akan lebih baik jika teks www.mudaers.com itu bisa diklik dan mengarah ke alamat web Mudaers di www.mudaers.com.
  10. Peserta lomba harus mengirimkan/submit alamat web/blognya di Direktori Mudaers.com. Caranya: Kunjung www.mudaers.com, kemudian klik Submit Web Lomba, kemudian klik Add Entry. Kamu harus terdaftar di web Mudaers.com sebelum bisa menggunakan fasilitas Submit Web Lomba Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3.
  11. Link website / blog sudah diterima panitia paling lambat 20 Januari 2009.
  12. Wajib mengisi dan mengirim formulir pendaftaran lomba yang bisa didownload dari menu download di Mudaers.com. Formulir harus disertai kupon Muda Creativity Kompas - IM3 yang bisa digunting dari Kompas MuDA tiap hari Jumat. Kupon tidak bisa difotocopy. Pengiriman dialamatkan ke:
Marketing Communication Kompas
Gd Kompas Gramedia Lt2
Jl Palmerah Selatan 26-28
Jakarta 10279
Buat Info lengkap dan jelas mengenai "Kompetisi Website Kompas Muda Im3" ini, silahkan anda langsung menuju ke site www.mudaers.com.

Read More......

1.09.2009

Hal Yang Bisa Kamu Lakukan Untuk Menghadapi Global Warming!

0 komentar

Ada sebuah pertemuan tahunan yang diadakan di Monterey (California), dimana sekitar seribu orang saling bertukar fikiran dan ide tentang teknologi, hiburan, dan desain. Dalam pertemuan pada 2006 lalu, Al Gore (mantan wakil presiden Amerika Serikat) memberikan presentasi berkaitan dengan masalah pemanasan global (global warming), atau yang diistilahkannya juga sebagai krisis iklim (climate crisis).

Gore memberikan point-point yang bisa kita dilakukan untuk menghadapi global warming / climate crisis. Berikut point-point yang diambil dari slide presentasinya (dan dengan tambahan sedikit komentarku pada sebagian point.):

  1. Reduce emissions from your home energy use (better design, insulation, green electricity).
  2. Reduce emissions from your car and other transportation (buy a hybrid, light rail, carpool, biking).
    Sederhananya bagi kita: kurangi pemakaian kendaraan berbahan bakar fosil. Bisa dengan menggunakan sepeda, mengurangi pemakaian kendaraan pribadi dan perbanyak menggunakan sarana transportasi massal. Atau, beli kendaraan pribadi yang tidak menggunakan bahan bakar fosil.
  3. Buy the most energy-efficient appliances and other products. Be a green consumer.
  4. Live a "carbon neutral" life. It's easier than you think. Reduce; then offset the rest.
    Maksudnya, kurangi (dan kalo bisa usahakan hilangkan) emisi karbondioksida dari aktivitas sehari-hari.
  5. To find out how, go to: www.climatecrisis.net
    Use the Carbon Calculator.

    Caranya mengurangi emisi karbondioksida (dari point 4 di atas) silakan buka situs yang dimaksud: www.climatecrisis.net
  6. Then make your BUSINESS Carbon Neutral. (It's not as hard as you think.)
    Salah satu cara industri memangkas biaya produksi adalah membiarkan gas buangan dari pabrik apa adanya, tidak melakukan sesuatu yang bisa mengurangi polutan dari proses pabrik ini. Tindakan seperti ini dikatakan non-'carbon neutral'. Diantara gas buangan industri, salah satunya adalah karbondioksida, yang menjadi agen dari global warming. Kebetulan ini bukan bidangku, jadi ada banyak hal yang tidak begitu aku kuasai tentang ini...
  7. Then, whether you work in T, E, or D -- INTEGRATE climate solution into all your innovations.
    T = Technology, E = Entertainment, D = Design
  8. Invest sustainably -- in companies and funds that are part of the solution.
  9. Become a catalyst for change in your community. Teach others about the Climate Crisis.
    Yup, ini yang sedang aku lakukan dengan membuat posting di blogku ini... :D
  10. Raise awareness by promoting "An Inconvenient Truth" in your community.
    Buat yang belum tahu, An Inconvenient Truth adalah film dokumenter yang membawa kita mengikuti 'perjuangan' Gore untuk mensosialisasikan dan membangun kesadaran publik akan permasalahan global warming. Salah satu film dokumenter yang mesti kamu tonton...
  11. Send someone to Nashville who can learn how to give my slide show in your community.
    Maksudnya "my" disini adalah Al Gore's...
  12. Become politically active - Speak up! Contact your elected official! Make our Democracy work!
    Hubungi wakil kita di parlemen dan sampaikan pendapat kita tentang hal ini, dan minta mereka menyuarakan suara kita. (Kok tiba-tiba aku jadi ingat lagu "Wakil Rakyat"-nya Iwan Fals ya...?)
  13. Urge the U.S. to joint the rest of the world community in capping and trading carbon emissions.
    Yup, Pemerintah Amerika Serikat secara resmi menolak kebenaran isu global warming(?). Dan mereka belum meratifikasi Kyoto Protocol karena alasan ekonomi. Kyoto Protocol ini berkaitan dengan masalah global warming dan bagaimana mengatasinya... (Googling aja deh tentang Kyoto Protocol)
  14. Help with the mass persuasion campaign when it is launched this Spring.
  15. Let's call it the "Climate Crisis"
    It really is a "Planetary Emergency".

Jadi, kamu siap berpartisipasi menghadapi global warming? Atau masih belum yakin bahwa global warming memang adalah ancaman yang nyata...?


Sumber:fmsimatupang

Read More......

Earth: Let’s Fall In Love With Our Lucky Planet… Again

0 komentar

“Of all the planets in our universe, there is only one we know can support life. Just the right distance from its sun, with a perfect climate, it’s been called the lucky planet. All life on Earth is built on chance and powered by the Sun, but the delicate balances of our world are faltering as the planet struggles to support our growing demands. This is the time to take stock of what we have, and what we stand to lose.”

Excerpt from Patrick Stewart’s opening narration

Earth adalah sebuah film dokumenter yang amat indah. Kita diajak melihat keindahan Bumi dan dinamika makhluk hidup yang saling berkait. Keindahan film ini sudah menjeratku semenjak detik pertama. Apalagi dengan suara Patrick Stewart sebagai narator. Bagi yang gak kenal Patrick Stewart, dia adalah yang menghidupkan karakter Captain Jean-Luc Picard dalam serial Star Trek: The Next Generation dan beberapa film layar lebar star trek. Atau kalo gak inget juga, dia adalah Professor Charles Xavier dalam trilogi film X-Men.

Mengutip dari iklannya: “Film ini mengisahkan tentang beruang kutub, gajah dan paus yang berjuang untuk hidup dan menyelamatkan diri dari efek global warming. Beruang kutub berusaha hidup di tengah pecahan es yang semakin mencair, gajah yang harus berjalan jauh mencari air, dan paus bermigrasi ribuan mil untuk mencari plankton makanannya.“. Selain ketiga binatang itu sebagai ‘tokoh utama’, kita juga bisa melihat binatang-binatang lain dan perjuangan mereka untuk bertahan hidup dalam ekologi mereka yang semakin tak nyaman akibat global warming.

Film ini penuh dengan gambar menarik. Misalnya kita bisa melihat bagaimana great white shark berburu anjing laut dengan stunt akrobatnya yang memukau. Ada juga adegan ikan layar yang melesat lincah memburu segerombolan besar ikan-ikan kecil. Beruang kutub yang kelaparan dan lemas tak bisa berkutik di depan segerombolan besar walrus. Gerombolan gajah yang melintasi padang gersang dalam perjalanan panjang menuju sumber air. Singa-singa yang tak punya pilihan selain terpaksa menyerang gajah yang berukuran cukup besar, menyerang secara bergerombol walau mangsa sebesar itu tak lazim bagi mereka. Sejenis burung bangau yang harus terbang tinggi melewati Mount Everest untuk menghindar dari musim dingin yang tak bersahabat. Dan masih banyak adegan menarik lainnya.

Film ini mengajak kita melihat siklus perubahan yang periodik dipermukaan Bumi dalam satu tahun dan bagaimana kehidupan hewan-hewan menyesuaikan diri dengan perubahan Bumi. Sementara itu, secara perlahan, keadaan Bumi juga berubah oleh efek global warming. Global warming ini membuat ekologi di berbagai tempat dipermukaan Bumi menjadi semakin tidak bersahabat. Ujungnya adalah terancam punahnya berbagai spesies. Misalnya jika keadaan seperti saat ini terus berlangsung, pada tahun 2030 beruang kutub akan punah.

Pada bagian akhir film, kita diajak untuk ikut serta mengurangi efek global warming ini. Kita diajak melestarikan keindahan Bumi dengan flora dan faunanya. Kita juga diajak mempertahankan daya dukung hidup planet kita yang pada bagian awal telah disebutkan sebagai lucky planet.

Apa yang bisa dilakukan untuk menghadapi Global Warming ? Dalam tulisanHal Yang Bisa Kamu Lakukan Untuk Menghadapi Global Warming. Mungkin 15 cara yang disarankan oleh Al Gore dalam tulisan itu bisa kita terapkan untuk ikut menjaga kekayaan hayati planet tercinta kita. Let’s fall in love with Earth. Again.

Read More......

1.07.2009

Formasi Tentara saat perang dunia I

0 komentar



Living Insignia of the 27th Division “New York’s Own”
w

American Eagle
rw



Liberty Bell
Photobucket

Liberty
Photobucket

American Shield
Photobucket

Paman Sam
Photobucket

Machine Gun Insignia
Photobucket

Woodrow Wilson
w

United States Marines
ew


Read More......

Terlepasnya Oksigen Dari Atmosfer Bumi

0 komentar

Oksigen secara konstan bocor keluar dari atmosfer Bumi dan masuk ke ruang angkasa. Berita tersebut datang dari Cluster satelit milik ESA yang juga mengkonfirmasikan kalau penyebab kebocoran oksigen tersebut justru berasal dari medan magnetik Bumi sendiri. Jadi medan magnetik Bumi mempercepat terlepasnya oksigen ke angkasa.

Data yang dihasilkan Cluster dari tahun 2001-2003 menunjukan selama tahun-tahun tersebut, cahaya bermuatan atom oksigen yang dikenal sebagai ion, keluar dari area kutub menuju angkasa. Cluster juga mengukur kekuatan dan arah medan magnetik Bumi saat cahaya itu ada disana. Hasil analisis data Cluster yang dilakukan oleh Hans Nilsson dari Swedish Institute of Space Physics menunjukan ion oksigen mengalami percepatan akibat perubahan arah medan magnet. Data dari Cluster berhasil memberi informasi kemiringan medan magnetik dan perubahan arahnya berdasarkan waktu.

Sebelum era penjelajahan angkasa, dipercahaya medan magnetik Bumi hanya diisi oleh partikel-partikel angin Matahari. Dan diperkirakan partikel-partikel ini membentuk kondisi yang melindungi Bumi dari interaksi langsung dengan angin Matahari.

Menurut Nilsson, saat ini mereka baru menyadari besarnya interaksi yang terjadi diantara angin Matahari dan atmosfer. Partikel energetik dari angin Matahari dapat diteruskan sepanjang medan magnetik. Dan bila terjadi tabrakan dengan atmosfer Bumi, terjadilah aurora. Biasanya fenomena ini terjadi di kutub bumi. Interaksi yang sama memberikan energi yang cukup pada ion oksigen untuk mengalami percepatan dan keluar dari atmosfer menuju ke area medan magnetik Bumi.

Data yang diperoleh Cluster didapat di atas kutub Bumi saat atelit tersebut terbang pada ketinggian 30000 - 64000 km. Data yang pernah diambil sebelumnya pada tahun 1980-an dan 1990-an menunjukan ion yang lepas bergerak semakin cepat pada ketinggian yang lebih tinggi. Dengan demikian diperkirakan ada semacam mekanisme percepatan yang terlibat dan beberapa kemungkinan yang terjadi yang menyebabkan terjadinya perubahan. Dengan data dari Cluster, mekanisme yang berperan dalam sebagian besar proses percepatan bisa diidentifikasi.

Saat ini, lepasnya oksigen dari Bumi bukanlah hal yang harus dikawatirkan. Karena jika dibandingkan dnegan persediaan gas yang mendukung kehidupan di Bumi, jumlah yang lepas tersebut bisa dikatakan sangat kecil. Namun, di masa depan, saat Matahari memasuki masa tuanya dan semakin panas, keseimbangan akan mengalami perubahan dan kehilangan oksigen seperti saat ini akan menjadi hal yang signifikan mempengaruhi kehidupan di Bumi.

Untuk saat ini, Cluster akan terus mengumpulkan data dan memberi pencerahan baru mengenai kompleksnya area magnetik di sekeliling planet biru ini.

Sumber : ESA

Read More......

Ulah Manusia Mengubah Iklim Global

0 komentar

Perubahan iklim, global warming, memang jadi materi yang tak ada habisnya untuk dibahas. Lihat saja bagaimana tak menentunya iklim saat ini. Apakah ini pengaruh alam yang sedang bergolak atau adakah pengaruh manusia di dalamnya?

Hasil penelitian terbaru dari NASA menunjukan perbuatan manusia dalam kaitan dengan prubahan iklim telah memberi dampak yang sangat luas terhadap sistem alam, termasuk pencairan lapisan es, mekarnya tanaman lebih cepat di Eropa, dan turunnya produktivitas danau di Afrika. Penelitian yang dilakukan oleh Cynthia Rosenzweig dari NASA’s Goddard Institute for Space Science di New York beserta para peneliti dari 10 institusi yang berbeda ini mencoba membuat hubungan dampak secara fisik maupun biologi yang terjadi sejak tahun 1970 bersamaan dengan maningkatnya temperatur sepanjang periode tersebut. Hasilnya, pemanasan yang terjadi secara luas memang berasal dari dampak ulah manusia di seluruh Bumi.

Penelitian ini merupakan yang pertama kali untuk mempelajari hubungan antara set data temperatur global yang ada, hasil model iklim, dan melakukan pengamatan terhadap perubahan yang terjadi dalam skala luas terhadap sistem fisis dan biologi untuk menunjukan keterkaitannya antara aktivitas manusia, iklim dan dampaknya. Hasil pengamatan menunjukan, ada hubungan antara perbuatan manusia dengan perubahan iklim dan pengamatan terhadap dambak di Bumi juga menunjukan kebenaran yang sama dalam skalan kontinental, umumnya di Amerika Utara, Eropa dan Asia.


Untuk sampai pada kesimpulan hubungan tersebut, dilakukan analisa database lebih dari 29 000 seri data yang didapat dari hasil pengamatan terhadap dampak yang terjadi di sistem alam di Bumi. Data tersebut dikumpulkan dari 80 studi dalam rentang 20 tahun dari 1970 -2004. Dampak yang diamati dalam penelitian ini adalah perubahan dalam sistem fisis sperti glacier yang makin menipis, pencairan dataran es, dan makin hangatnya danau dan sungai. Akibat lainnya juga terjadi pada sistem biologi, seperti daun yang kembali muncul dan bunga yang bermekaran lebih cepat, burung-burung tiba lebih cepat dalam periode migrasi, serta tumbuhan dan hewan yang berpindah dari kutub ke kutub dalam jumlah yang lebih besar. Dalam lingkungan yang kaya air seperti lautan, danau dan sungai, plankton dan ikan juga mulai bergeser dari kondisi adaptasi dingin kini harus bisa beradaptasi dengan air yang lebih hangat.

Dalam skala global, 90% hasil pengamatan menunjukan adanya perubahan dalam sistem fisis dan biologi secara konsisten terhadap menghangatnya Bumi. Hal lainnya, perubahan tanah yang juga berubah dari penggunaan hutan ke pertanian ternyata membawa dampak lain. Pada akhirnya kesimpulan yang bisa diambil, manusia memang jadi salah satu faktor penting dalam perubahan iklim yang sedang terjadi di Bumi. Pengaruh itu terjadi lewat peningkatan emisi gas rumah kaca , dan itu terjadi secara global di Amerika, Eropa dan Aisa. Di beberapa benua termasuk Afrika, Amerika Selatan dan Australia, hasil dokumentasi dari pengamatan terhadap perubahan yang terjadi dalam hal fisik dan biologi masih jarang terhadap kaitan pemanasan global tersebut sebagai akibat dari ulah manusia. Masih dibutuhkan pengamatan dan penelitian lebih lanjut untuk benua-benua tersebut untuk mendapatkan hasil yang lebih pasti, karena penelitian disana masih kurang.

Apapun itu mari kita mulai dari diri kita setidaknya untuk mebuat lingkungan disekitar kita jadi lebih nyaman untuk dihuni.

Read More......

Perubahan Iklim Bisa Mengurangi Topan dan Badai

0 komentar


Ada berita baik. badai yang selama 25 tahun terakhir ini mengalami peningkatan frekuensi bisa jadi tidak akan ada lagi, meskipun beberapa yang memiliki kehebatan rata-rata masih akan muncul. Angin topan juga akan semakin jarang di Atlantik di sepanjang abad 21 jika dunia terus-menerus semakin hangat. Inilah hasil penelitian mengenai keterkaitan pemanasan global dalam mempengaruhi intensitas dan frekuensi angin ribut.

Secara global jumlah angin topan yang besar meningkat drastis sebesar 75% semenjak tahun 1970. Dan walaupun sampai saat ini tersangka utama untuk peningkatan itu adalah meningkatnya temperatur lautan sayangnya hubungan antara keduanya masih terus jadi isu yang dipertentangkan. Kenapa pemanasan global yang dijadikan tersangka? Ternyata masalahnya adalah, angin topan itu hanya bisa terbentuk saat temperatur permukaan laut melampaui 26 derajat Celsius.

Dalam penelitian tersebut, Thomas Knutson dari US National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) dan rekan-rekannya menggunakan model iklim regional dari kolam di Atlantik (satu area di Atlantik) untuk menstimulasi pengamatan meningkatnya angin topan pada tahun 1980 dan 2006. Dasar pengamatan yang dipakai adalah temperatur permukaan laut dan kondisi atmosfer. Dalam studi yang dilakukan, Thomas Knutson dkk tidak mengikutsertakan paham dan pendapat kalau peningkatan gas rumah kaca juga menyebabkan terjadinya peningkatan frekuensi badai tropik.

Badai peringatan
Dalam penelitian ini, Knutson dkk menggunakan 2 model untuk memperkirakan apakah aktivitas angin topan akan terus meningkat di area tertentu sebagai akibat perbuatan manusia yang menyebabkan terjadinya perubahan iklim. Model pertama mengasumsikan adanya pemanasan iklim sebesar 2,8 derajat Celcius sampai dengan tahun 2100 dan model lainnya tidak menyertakan adanya pemanasan tersebut. Secara umum jumlah angin topan tersebut akan mengalami penurunan. Dan dengan badai yang lemah pun akibatnya tetap saja cukup besar. Diperkirakan badai tropis akan turun sekitar 27%, 18% diantaranya adalah penurunan angin topan dan 8% lagi penurunan angin topan besar.

Jadi dengan tidak mengabaikan kenyataan kalau aktivitas angin topan telah meningkat drastis selama 25 tahun terakhir, trend ini tidak akan berlanjut sampai akhir abad dibawah pengaruh kondisi pemanasan. Walau demikian, menurut Isaax Held dari NOAA, “kita tidak bisa mengekstrapolasi trend 25 tahun terakhir untuk masa depan.”

Selain mempelajari perubahan umlah angin topan, studi ini juga memfokuskan diri dalam memproyeksikan pergeseran yang terjadi pada iklim. Pergean yang dimaksud adalah semakin intensnya badai dan hujan deras. Hal ini sebagian besar terlihat dalam pekerjaan Kerry Emanuel, ahli angin topan di Massachusetts Institute of Technology, Cambridge. Kerry menggunakan berbagai model untuk menunjukan pengaruh pemanasan global terhadap penurunan jumlah angin topan secara global. Namun di sisi lain ia juga memperliatkan kalau angin topan menjadi semakin intens di beberapa lokasi.

Ukuran Memang Berpengaruh
Kevin Trenberth, klimatologis di National Center for Atmospheric Research di Boulder, Colorado, walau tidak terlibat dalam penelitian ini juga setuju dengan penemuan tersebut. Namun Kevin juga mempermasalahkan mengapa Thiomas dkk justru meremehkan peningkatan angin topan dan badai yang sangat besar. Hal ini mengacu pada fakta kalau model yang digunakan masih merupakan resolusi rendah yang belum bisa memperhitungkan perubahan dalam beberapa kejadian sangat besar. Bagi Kevin, dalam masalah iklim seperti ini, bukan jumlah yang jadi masalah. Seharusnya diperhitungkan juga masalah intensitas, durasi dan ukuran.

Di awal dikatakan berita baiknya adalah akan ada penurunan jumlah badai dan angin topan. Namun sayangnya berita tersebut tak bisa jadi sesuatu yang baik buat kita karena dari hasil penelitian tersebut berita burukknya menunjukan pemanasan global terus berlangsung, pergeseran iklim akan terus berlanjut, dan badai yang terjadi walau makin berkurang, ternyata intensitas, durasi dan ukurannya bisa jadi akan sangat besar.

Sumber : Nature

Read More......

Earth Hour, Biarkan Bumi Bernapas Sejenak

0 komentar



Setiap orang bisa membuat perubahan !. Jangan tunggu orang lain memulai, lakukan apa yang bisa Anda lakukan sekarang juga! Pada tanggal 29 maret 2008 kemarin , serentak di seluruh dunia, 35 negara, 26 kota besar, 370 kota dan lebih dari 10 juta orang bergerak dalam satu keselarasan. Apa itu?

Malam itu, mereka semua memadamkan lampunya selama 1 jam, pada jam 8 malam waktu setempat. Aksi ini menjadi sebuah kegiatan global yang dikenal dengan nama Earth Hour.


Earth Hour dimulai pada tahun 2007 dengan sebuah pertanyaan sederhana, bagaimana caranya menginspirasi orang untuk mengambil sebuah langkah nyata dalam masalah perubahan iklim? Jawabannya, mintalah penduduk Sidney untuk memadamkan lampunya selama satu jam. Hasilnya? Tanggal 31 Maret 2007, 2,2 juta penduduk dan 2100 pebisnis di Sydney turut ambil bagian dalam aksi tersebut. Lampu dipadamkan selama satu jam - yang disebut sebagai Earth Hour. Jika reduksi efek rumah kaca yang dicapai Sydney selama Earth Hour bisa bertahan selama satu tahun, maka itu akan sama dengan meniadakan 48.616 mobil dari jalan selama setahun.

Bergabungnya berbagai negara dalam Earth Hour tahun ini tentunya akan membawa dampak lebih besar lagi. Menurut direktur eksekutif Earth Hour Andy Ridley, “Earth Hour ini mencakup setiap orang dan setiap organisasi, mulai dari satu individu hingga sebuah perusahaan, yang bergabung bersama, berbagi problematika yang sedang dihadapi - perubahan iklim. Pemerintah dan perusahaan turut bergabung secara individual, kelompok agama, sekolah dan komunitas bergabung bersama dalam satu tujuan, membuat perubahan untuk sesuatu yang lebih baik. Sangat menakjubkan melihat begitu banyak dukungan dari seluruh dunia.”

Pada saat lampu dipadamkan dari rumah ke rumah, kota ke kota, saat kegelapan melanda, suara kita akan didengar oleh orang-orang yang masih punya kepedulian.

Bagaimana jika tidak? Untuk apa bergabung dengan aksi ini? Apakah benar bisa membuat perubahan? Jika Anda tidak yakin tindakan ini akan membawa perubahan, setidaknya yakinilah, Anda sedang menolong para astronom yang merayakan awal dari National-Dark Sky Week (NDSW). Tindakan untuk memadamkan lampu akan mengurangi polusi cahaya, dan itu hanya untuk seminggu. Tidakkah ada yang ingin berpartisipasi? Tujuan utama dari NDSW adalah membangun kesadaran akan efek dari polusi cahaya. Memang tidak mudah menghilangkan polusi cahaya di seluruh dunia. Namun, sama seperti Earth Hour, kita semua bisa membuat perubahan. Dan jika Anda ikut bergabung, percayalah, keindahan langit yang dihiasi gemerlap indahnya bintang akan dapat Anda nikmati.

Di Indonesia, ajakan dari pemerintah DKI Jakarta dikumandangkan lewat kilasan berita di Metro TV untuk turut ambil bagian dalam Earth Hour. Bagaimana dengan kota-kota lainnya? Sudahkah teman-teman ambil bagian? Dengan Earth Hour ini sejenak Bumi bisa bernapas lega.

Sumber : Universe Today, Earth Hour




Read More......

1.06.2009

Top 20 Hewan Hybrid[dunia fauna]

2 komentar

Sesuai judulnya ini ada chart 20 Hewan Hybrid yg famous yg berhasil dikembangbiakkan..!
TIDAK ADA REKAYASA PHOTOSHOP
!

Smuanya adalah hewan asli hasil dari perkawinan silang antara 2 hewan beda spesies yang memiliki kedekatan dan kemiripan genetik sehingga menghasilkan spesies baru yang disebut hewan hybrid.


1. mule


In its common modern meaning, a mule is the offspring of a male donkey and a female horse, which is classified as a kind of F1 hybrid. The much rarer offspring of a male horse and a female donkey is called a hinny. The term "mule" (Latin mulus) was formerly applied to the infertile offspring of any two creatures of different species.


2. hinny

A hinny is a domestic equine hybrid which is the offspring of a male horse and a female donkey (called a jennet or jenny). It is similar to the more common mule, but mules are the product of a female horse and a male donkey.


3. zonkey

A zonkey (also known as zebrass, zebronkey,zeasses, zeedonk, zedonk, zebadonk, zenkey, donbra, zebrinny, or deebra) is a cross between a zebra and a donkey. The generic name for crosses between zebras and horses or asses is zebroid or zebra mule. Donkeys are closely related to zebras and both animals belong to the horse family. Zonkeys are very rare.


4. zorse

A zorse or zebrula is the offspring of a zebra stallion and a horse mare; the rarer reverse pairing is sometimes called a hebra. It is a zebroid: this term refers to any hybrid equine with zebra ancestry.


5. savannah ca
t
The Savannah is a hybrid domestic cat breed. It is a cross between the serval and a domestic cat.

6. liger

The liger is a hybrid cross between a male lion and a female tiger (not to be confused with a Tigon). It is the largest of all extant felines.


7. tigon

A tigon or tigron is a hybrid cross between a male tiger and a female lion or lioness. The tigon is not currently as common as the converse hybrid, the liger; however, in the late 19th and early 20th centuries, tigons were more common than ligers.


8. leopon

Leopons are the offspring of a male leopard and a lioness. They have been bred in zoos in India, Japan, Germany and Italy (this latter was more correctly a Lipard - offspring of a lion and leopardess).


9. cama

A Cama is a hybrid between a camel and a llama, produced via artificial insemination by a breeder in Dubai attempting to create an animal with the size and strength of the camel, but the more cooperative temperament of the llama.


10.dzo

hybrid of a yak and domestic cattle. The word dzo technically refers to a male hybrid, while a female is known as a dzomo or zhom. Alternative Romanizations of the Tibetan names include zho and zo.


11. beefalo

Beefalo are a fertile hybrid offspring of domestic cattle, Bos taurus, and the American Bison, Bison bison (generally called buffalo). The breed was created to combine the best characteristics of both animals with a view towards beef production.

12. sheep-goat hybrid
A sheep–goat hybrid is the hybrid offspring of a sheep and a goat. Although sheep and goats seem similar and can be mated together, they belong to different genera. Goats belong to the genus Capra and have 60 chromosomes, while sheep belong to the genus Ovis and have 54 chromosomes. This mismatch of chromosomes means any offspring of a sheep-goat pairing is generally stillborn. Despite widespread shared pasturing of goats and sheep, hybrids are poorly attested, indicating the genetic distance between the two species.

13. wolfdog

A wolf-dog hybrid (also called a wolf hybrid or wolfdog) is a canid hybrid resulting from the mating of a wolf (Canis lupus) and a dog (Canis lupus familiaris). The term "wolfdog" is preferred by most wolfdog proponents and breeders since the domestic dog was recently taxonomically recategorized as a subspecies of wolf.



14. coydog

A coydog is the hybrid offspring of a male coyote (Canis latrans) and a female dog (Canis lupus familiaris). Together they are genetically capable of producing fertile young. The dogote, a similar hybrid, is the result of breeding a male domestic dog with a female coyote. Where the cross-breeding of animals is concerned, the father's species gives the first part of the offspring's name.



15. motty the asian-african elephant
The Asian elephant Elephas maximus and the African elephant, Loxodonta africanaare not only regarded as different species, but also belonging to different genus. Crossbreeds between two individuals, belonging to the same genus, but different species, are in most cases sterile, like the the mule, while a crossbreed between to genus was regarded as impossible.

The male calf, named Motty, had an African elephants cheek, ears and back,while nail numbers, (5 front, 4 hind) and the single trunk finger were like Asians.

This sensational elephant died two weeks after the birth.

* Ears - Large, African shaped with pointed lobes
* Head - Sloping forehead with one dome and two smaller ones behind
* Trunk - Deeply wrinkled, like African, but with one finger at the tip
* Body - Overall like African, with centre hump as in Asian, and hump in rear as in African
* Tail - Long, hangs below the ankle, flat with hairs in small groupsforming two rows, one row on each edge
* Foot - Asian, fore-feet five nails, back-feet four nails
* Legs - Long and slim like African


16. wolphin

A wholphin or wolphin is a rare hybrid, born from a mating of bottlenose dolphin Tursiops truncatus (mother), and a false killer whale Pseudorca crassidens (actually another dolphin species, taxonomically speaking). Although they have been reported to exist in the wild, there are currently only two in captivity, both at Sea Life Park in Hawaii.


17. hybrid iguana

The Hybrid Iguana is a first generation hybrid, which is the result of interspecies breeding between a male Marine Iguana and a female Land Iguana on South Plaza Island in the Galápagos Islands where the territories of the two species overlap.


18. american black duck-mallard duck hybrid

american black duck+mallard duck=
american black duck:


mallard duck:



Result:


19. turkey-chicken hybrid

MW Olsen, US Dept of Agriculture, successfully bred turkey x chicken hybrids from Beltsville Small White turkey hens artificially inseminated with semen from Dark Cornish male chickens. Morphological evidence of the hybrid status of the birds (Olsen, M. W., J. Heredity, 51, 69 (1960)) included the fact that the adult hybrids' dark plumage resembled that of the chicken, being dominant over the recessive white colour of the turkeys. Serological studies on their red cells also provided evidence of the birds being hybrids.


20. humanzee

Oliver was called the ‘Humanzee’ and came to widespread public attention in 1976. The reason was because of his humanlike behaviour, preferring to walk on hindlegs, sit cross legged on a chair, help with chores around the house, etc. Besides that his small bald head and reduced prominence of his jaws yielded a humanoid appearance. Taken to Japan, in the mid 1970s blood tests showed that Oliver had 47 chromosomes - one more than humans, one less than chimps.

In autumn 1996, Chicago University geneticist Dr David Ledbetter revealed that Oliver had 48 chromosomes and later on, DNA analysis expert Dr John from Texas’s Trinity University also concluded that Oliver had 48 too and therefore dispelling the myth of Oliver being a mutant.


^klw yg ini photoshop seh^


Sumber:
Disini dan Dari Sini

Read More......