Ada sisi baik dari dikuranginya subsidi BBM (walaupun itu mencekik beberapa kalangan
), yaitu perpindahan beberapa pengguna kendaraan bermotor ke bahan bakar yang lebih ramah lingkungan (setidaknya menurut standar EURO II) yaitu pertamax. Waktu itu premium hanya berbeda sedikit harganya dengan pertamax. Dan penggunaan kendaraan bermotor di beberapa kota (bukan, bukan Jakarta) juga berkurang, banyak yang menggunakan sepeda atau jalan kaki karena harga tariff kendaraan umum juga ikut2an naik (entah kenapa ketika BBM turun, tarifnya tidak ikut turun
)
), yaitu perpindahan beberapa pengguna kendaraan bermotor ke bahan bakar yang lebih ramah lingkungan (setidaknya menurut standar EURO II) yaitu pertamax. Waktu itu premium hanya berbeda sedikit harganya dengan pertamax. Dan penggunaan kendaraan bermotor di beberapa kota (bukan, bukan Jakarta) juga berkurang, banyak yang menggunakan sepeda atau jalan kaki karena harga tariff kendaraan umum juga ikut2an naik (entah kenapa ketika BBM turun, tarifnya tidak ikut turunYang patut jadi perhatian disini adalah, emisi gas buang merupakan factor dominan(ber ton2 CO2 menyebabkan efek rumah kaca. Ber ton2 CO bikin kita sesak nafas, dan jangan lupa Freonnya yah…). Hal ini diperburuk dengan kondisi kendaraan yang kebanyakan sudah tidak memenuhi standar (kalo punya duit mendingan buat servis aja deh mas, ga usah sok2an bikin suara knalpot kenceng atau apalah, ganggu aje…), dan kebanyakan pengguna kendaraan bermotor juga masih memakai premium, yang belum memenuhi standar EURO II. Belum lagi volume kendaraan bermotor di jalanan yang SANGAT banyak. Satu keluarga mobilnya bisa ada empat lah (buat bokaplah, nyokaplah, anak dapet satu2, selingkuhan juga ada jatahnya….ngabis2in BBM aje
)
)Kalo jalan yang deket-deket naek sepeda aja lah…. Kalo jalannya agak jauh ya naek bus, angkot, kereta aja lah…(yah, tapi kendaraan umumnya juga gitu si….ga memadai, banyak juga yang sebenernya udah ga layak jalan, jadi ya sama2 aja.
)
)Regards, 49

Save to del.icio.us
0 komentar:
Poskan Komentar