1.20.2009

Inspiring Movement of Green Reboitation (I'M GREAT)

0 komentar



Jangan bingung ya, ngeliat judul yang sepanjang itu... Itu judul bukan sembarang judul, tapi itu adalah nama sebuah organisasi, sebuah acara, sebuah ajang, sebuah aksi, sebuah tindakan, sebuah kegiatan yang pertama dan terbesar di kota Depok. Sebuah acara yang dilakukan dalam rangka memeringati hari bumi tahun 2008.

Inspiring Movement of Green Reboitation, atau lebih dikenal dengan nama I'M GREAT adalah wadah perkumpulan anak2 SMA se-Kota Depok yang peduli banget sama lingkungan. Begini cerita lengkapnya...

Pas awal taun 2008, saat liburan akhir semester 1, gue bingung mau ngapain untuk mengisi liburanMySpace
Nah, pas lagi bingung gitu, terlintas pikiran begini... "Gue mau bikin sebuah tindakan ekstrem"


Tapi, pertanyaan berikutnya timbul, "Tindakan apaan ya???" MySpace

Yaa, kemudian gue berpikir untuk melakukan tindakan yang nyata aja, yang lagi hot-hotnya. Tindakan yang berhubungan dengan GLOBAL WARMING... Yaah, walauplun emang gak bisa STOP GLOBAL WARMING, tapi setidaknya gue ikut menyembuhkan luka bumi ini.. haha..

oke, lanjuut... Trus gue berinisiatif untuk menghubungi seluruh ketua KIR SMA Negeri se-Kota depok. Di Depok ada 6 SMA Negeri, tapi gue baru bisa menghubungi 3 sekolah.

Trus kita janjian ketemua di SMANSA, tepatnya di kelas depan Mushalla Al-Wustho... nah, pas itu hadir perwakilan dari 4 sekolah.. Gue n Gardina dari SMANSA (Gardina sih waktu itu udah mau lulus, jadi gak ikut kepanitiaan deh); Dewa, Ian, n Ratih dari SMADA; Tahta, Edryan, Badru, n Adit dari SMANTI; Dwi n Yanti dari SWISS...

Nah, setelah ngomong, ngomong, dan ngomong, akhirnya kita semua sepakat untuk berkomitmen membentuk sebuah aksi yang masih dalam bayang2 mau ngapain.. yang jelas, saat itu kita mau melakukan penanaman sejuta pohon... Oke deh,,, kita mencapai sebuah keputusan untuk mengadakan pertemuan berikutnya yang akan diadakan minggu depannya (tanggal 19 Januari 2008) di SMADA dengan mengajak seluruh anggota KIR dari masing2 sekolah... Huffh,,, langkah awal tercapai....MySpace

Minggu depannya, semuanya ngumpul di Ruang Multiguna SMADA. Pas itu kita udah fix untuk membentuk sebuah kepanitiaan yang belum punya nama. Tertunjuklah gue sebagai ketuana. Hehe... Oke, lanjut ke pembicaraan berikutnya yang akan membahas tentang mata acara dan nama acara kita. Pertemuan berikutnya diadakan di Laboratorium Fisika SMANTI.

Nah, di SMANTI ini lah terbentuknya nama I'M GREAT, dengan tema acara Embrace Our Earth with Passion of Green... Keren kaan namanyaaa... MySpace
Pada saat di SMANTI inilah anak2 SMANLI n SMANAM mulai bergabung...

Rapat demi rapat, perdebatan demi perdebatan (untung gak terjadi pertumpahan darah.. Haha)... akhirnya proposal pun jadi dan langsung ditandatangani oleh Bapak Ir. Walim Herwandi, Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Depok. Wajib kalian tahu, acara kita ini melibatkan banyak instansi pemerintahan, DKLH, Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan, Pemkot Depok, Polres Depok, Departemen Pertanian (gagal kerjasama), Departemen Kehutanan (hampir berhasil mengundan menterinya, tapi gagal juga), dan Kementrian Lingkungan Hidup (gagal kerjasama).

Walaupun anggaran kita 60 juta, tapi pada prakteknya, kita mendapat banyak banget bantuan dari pemerintah. 1000 pohon yang kita targetkan untuk ditanam dan dikampanyekan itu 750 kita dapat dari DKLH dan 250 kita dapat dari Dinas Pertanian.

Mata acara kita yang pertama itu adalah SEMINAR lingkungan hidup... Acara ini dibuka dan diresmikan oleh........... Jeng jeng........MySpace Bapak Nurmahmudi, walikota Depok... Seminar ini diadakah di Balai Pertemuan Kantor Walikota Depok. Agak susah lho untuk meminjam ruangan khusus ini... hehe... tapi akhirnya dapat juga..
Pembicara yang kita undang bukan sembarang pembicara. Kita mengundang 4 pembicara, perwakilan dari WWF, LIPI, Walhi, dan Dinas Pendidikan. Kereen kaaan.... hehe...MySpace

Sukses di mata acara pertama, lanjut ke mata acara kedua yang agak kurang sesuai rencana, yaitu kampanye penanaman pohon dengan membagikan pohon belimbing yang dari Dinas Pertanian ke peserta Fun Bike Festival Depok.

lanjut ke acara inti, yaitu acara yang paling melelahkan, namun juga paling menyenangkan. Yaitu acara tanam 1000 pohon (750 yang kita tanam, 250nya kita bagikan pada saat kampanye dan dibagikan ke sekolah2 peserta seminar).
Ini acara paling seru yang kita adakan di kecamatan Limo... sekitar 200 peserta dari SMP dan SMA se-kota Depok ikut serta dalam acara kali ini... Wah,,, sumpah,, gue capek banget,,, tapi seneeng banget... setidaknya acara ini dapat sukses berkat kerjasama kita semua... thanx buat temen2 I'M GREAT, thnx buat pemerintah Kota Depok atas segala bantuannya... akhirnya kita bisa ambil bagian sebagai orang2 yang melindungi bumi...MySpace


Read More......

Keren bgt!! Tempat nyimpen sepeda dibawah tanah di japan!!

0 komentar

Eh... di jepang kan para penduduknya udah ramah lingkungan... mereka sudah terbiasa pakai sepeda buat berbergian kemana pun.. tidak seperti orang Indonesia yang kemana-mana naek motor mulu.... jauh dekat sama aja. Saking banyaknya peredaran motor di Indonesia,muncul deh masalah mencari lahan parkir???
eh.. tahu gak,ternyata di Jepang juga seperti itu,cuma berbeda kendaraannya... yup... jumlah sepeda mereka terlalu banyak sampe2 bingung nyari tempat utk menitipkan sepeda.. seperti gambar dibawah ini...

wah kapan yah di Indonesia parkiran sepeda rame kayak gitu


Menanggapi masalh parkiran diatas...

Sekarang di jepun sono, kalo mo nyimpen ato nitip sepeda, kaga perlu lahan lagi! tinggal taroh di depan tempatnya, gesek kartu, trus ntar nyimpen sendiri..
Nyimpennya kemana!? ke BAWAH TANAH bro!! ntar sepeda kita disimpanin di rak sepeda silinder gede dibawahnya..







ni storage bisa nyimpen ampe 144 sepeda!
mentep bgt deh.. udah bebas lahan...polusi juga gak ada...
bener2 tegnologi ramah lingkungan..
o..iya cara nitipnya tinggal digesek pake kartu ATM tuh...



ni videonya di yutub..


salut gw ma orang jepun sono, ampe segitunya..
sumber : dari sini

Read More......

Malam Kita Tak Lagi Perawan

0 komentar


Tidak berlebihan kalo gue bilang malam kita udah gak perawan... Yaa, karena kenyataannya emang kayak gitu... Selain polusi tanah, polusi air, polusi udara, dan polusi udara, masih ada satu lagi polusi yang kita gak sadari keberadaannya, yakni POLUSI CAHAYA..

Agak mengeherankan memang saat kita mendengar kata2 polusi cahaya. Tapi memang hal itu terjadi sekarang ini...

Hal yang paling mudah gue buktikan adalah, pernahkan lo melihat bintang2 yang terang memenuhi langit bertaburan di malam hari???
Pertanyaan ini buat orang2 yang tinggal di perkotaan.

Ya, benar.. Yang dimaksud dengan polusi cahaya adalah banyak dari cahaya yang tidak kita perlukan terhamburkan ke angkasa begitu saja. sehingga intensitas cahaya yang terkumulatif di atmosfer mengaburkan dan menghalangi masuknya cahaya bintang di malam hari..


Saat ini keberadaan Observatorium Boscha mulai terancam karena mulai maraknya pembangunan perumahan yang memunculkan banyak cahaya lampu di malam hari..

Memang tidak berdampak langsung bagi manusia. Tapi banyak dampak lain yang timbul dari permasalahan ini... beberapa di antaranya adalah, Burung-burung yang kehilangan arah pada saat bermigrasi.

Cahaya artifisial dari gedung mengecoh dan menjebak burung-burung dengan akibat yang mematikan. Unggas-unggas yang menjadi korban yang terkumpul dalam jangka waktu lebih dari tiga bulan di Toronto dan dipamerkan di Royal Ontario Museum jumlahnya mencapai lebih dari 1000 ekor dari 89 spesies. Program Kesadaran terhadap Pencahayaan yang Berakibat Fatal (FLAP) memperkirakan kurang lebih 100 juta burung di Amerika Utara, sebagain besar burung penyanyi yang terbangnya rendah, tewas setiap tahun akibat menabrak bangunan buatan manusia, terutama jendela kaca. Sementara burung yang terdisorientasi dan terus berputar-putar di dalam kesimpangsiuran kota umumnya mati kelelahan. (dikutip dari National Geographic edisi November 2008)

Selain burung, polusi cahaya juga berdampak pada kehidupan penyu laut. Usai bertelur, seekor penyu merayap kembali ke laut. Pancaran cahaya alami di kaki langit membimbing penyu menuju laut, tetapi cahaya peradaban manusia di pinggir pantai dapat mengacaukan jalur perjalanan reptil tersebut.

Apa yang dapat kita lakukan untuk mengurangi polusi cahaya?? Ya, kita hanya perlu menambahakan tudung pada lampu2 kita, sehingga cahaya tidak akan berhamburan ke atas dan hanya akan menerangi kita yang hidup di bawahnya.
Lebih lengkapnya, baca majalan National Geographic...

DARI SEMUA JENIS POLUSI YANG KITA HADAPI, POLUSI CAHAYA MUNGKIN MERUPAKAN YANG PALING MUDAH DIBENAHI.

Dikutip dari National Geographic edisi November 2008


Read More......

1.19.2009

"Stop Global Warming!"??? Omong kosong kah?

0 komentar



Zaman sekarang siapa yang gak ikut peran dalam perusakan lingkungan dan pemanasan global? Gak ada kok. Bahkan orang-orang yang berjuang mati-matian untuk menghambat global warming (aneh, sekarang ada slogan ‘STOP GLOBAL WARMING’. Padahal gak bakal bisa distop), tetap aja menghasilkan sampah, mengemisi karbon, de-el-el

Yah, memang sih jumlah yang mereka buang itu lebih sedikit disbanding dengan orang yang gak berilmu atau berilmu tapi gak berhati. Hehe…



Tapi info aja nih, yang namanya pemanasan global itu sebenarnya dibutuhkan oleh bumi dan seisinya. Tanpa pemanasan global, bumi ini akan kembali mengalami zaman es. Tapi dosis pemanasan global yang dibutuhkan oleh bumi, sebenarnya udah ada regulatornya, yaitu organisme-organisme heterotrof yang mengemisi karbon sebagai penjebak panas, dan organisme-organisme autotrof yang menyerap karbon dan mengemisi oksigen. Dalam hubungan yang saling berekesinambungan tersebut, suhu bumi terjaga tetap HANGAT dan sesuai kebutuhan.


Manusia yang terus berkembang biak tanpa ada organisme yang dapat menyainginya, menyebabkan masalah baru. Pertumbuhan jumlah populasi manusia didukung pula dengan perkembangan otak. Dengan demikian, manusia dapat terus bertahan hidup dengan merekayasa tempat tinggalnya, walaupun sebagian besar tidak memperhatikan keaslian dan kepentingan organisme-organisme asli yang tadinya menghuni tempat tersebut.

Masalah-masalah yang timbul antara lain meningkatnya kebutuhan akan tempat tinggal. Manusia dengan budayanya sekarang yang tidak nomaden, menuntut mereka untuk terus membuka lahan baru agar bisa ditinggali. Yah, sebagai gantinya banyak hutan yang harus ditebangi dan hewan-hewan buas diburu demi keselamatan manusia. Sambil menyelam minum air, hutan yang mereka tebangi juga dijadikan sebagai bahan bangunan rumah.

Secara subyektif, saya menilai bahwa manusia (kita) adalah penghuni planet bumi paling pintar, tetapi juga paling egois. Hanya manusias yang tidak ada di dalam rantai makanan alami. Hanya manusia yang tidak memiliki predator. Hanya manusia yang dapat menyingkirkan kompetitor-kompetitornya di alam dengan sangat mudah.

Untuk postingan awal ini, saya hanya mengungkapkan identitas manusia yang asli dan realita yang terjadi saat ini. Tidak perlu muluk-muluk untuk mengatakan STOP GLOBAL WARMING, tapi tetap merokok, buang sampah sembarangan, pakai kendaraan bermotor, dan sebagainya
.



Read More......